|
Mau Orgasme Susah Amat, Sih? |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 20 November 2009 |
Sudah berusaha dengan segala cara, tetapi sperma suami kok kelihatannya tidak keluar-keluar ya. Padalah setiap kali mau berhubungan seks, sang suami selalu ingin mendahulukan agar istri terangsang sebelum melakukan penetrasi.
“Saya wanita berumur 28 tahun dan sudah menikah 1 tahun. Saya bingung sekali dan malu dengan suami karena keadaan saya ini. Suami saya sangat pengertian dan memahami dalam berhubungan seks. Setiap kami mau melakukannya, suami selalu ingin mendahulukan agar saya terangsang sebelum melakukan penetrasi. Dia juga sangat kuat dan sabar mendahulukan saya agar merasakan orgasme lebih dulu.
Dia berupaya merangsang saya dengan banyak cara, hingga saya terangsang sekali, dan basah pada vagina saya. Namun, ketika hubungan seksual dilakukan, saya hanya merasakan gesekan penis saja, tidak mengalami apa yang disebut puncak kenikmatan atau orgasme.
Suami dan saya sudah berusaha dengan segala cara, misalnya posisi saya di atas agar saya lebih bebas mencari. Kadang suami kesal karena saya tidak ada ujungnya (istilah suami saya).
Yang ingin saya tanyakan, apakah yang terjadi dengan saya? Saya sudah berusaha konsentrasi dan mencoba menikmati, apakah ini yang disebut frigid? Apakah saya dapat diobati?
Ketika penis dikeluarkan dari vagina, ada cairan putih menggumpal seperti sperma yang menempel di penis suami. Padahal, suami belum mengeluarkan sperma. Cairan apa itu?” D., Jakarta
Hambatan Orgasme Membaca surat Anda, saya dapat menyimpulkan bahwa Anda mengalami hambatan orgasme. Ini adalah suatu gangguan fungsi seksual yang terjadi pada banyak wanita. Oleh karena itu, cukup sering pembaca menyampaikan masalah serupa pada rubrik ini.
Hambatan orgasme dapat disebabkan oleh beberapa penyebab berikut. Pertama, komunikasi yang tidak baik dengan pasangan. Kedua, hambatan psikis. Ketiga, rangsangan seksual tidak cukup diterima. Keempat, posisi yang tidak efektif bagi wanita. Kelima, gangguan fungsi seksual di pihak pria, misalnya ejakulasi dini. Berdasarkan uraian Anda, tampaknya penyebab pertama, ketiga, dan keempat tidak ada. Artinya, tidak ada ketiga penyebab itu yang menghambat Anda tidak dapat mencapai orgasme.
|